(Oleh R.M. Esti Endrawati, S.Pd., Wakasek Bidang Kesiswaan SMA Sint Louis Semarang)

Bertempat di kampus Karangpanas SMA SINT LOUIS, Yayasan PAK, jalan dr. Wahidin 110 Semarang, pada Kamis, 5 Agustus 2021 yang lalu, telah diadakan kegiatan vaksinasi bagi para siswa. Sebagai persiapan awal, sebelumnya kami datang ke SMAN 2 untuk untuk melihat secara langsung proses vaksinasi yang saat itu sedang berlangsung sebagai bekal persiapan kami yang akan menyiapkan kegiatan serupa bagi para siswa di sekolah kami esok harinya. Selanjutnya persiapan pun kami mulai dari sarana prasarana sampai menyiapkan target sasaran para siswa.

Dengan target 1000 dosis vaksin, pelaksanaan vaksinasi melibatkan tenaga kesehatan Dinas Kesehatan Kota Semarang, PKM Candilama, Relawan GERCEP, para Guru dan karyawan di lingkungan Yayasan PAK.

Yang menarik adalah tentang keterlibatan relawan GERCEP. Kehadiran mereka _kebetulan Yohana Teresa, siswa kelas XII MIPA-1 SMA Sint Louis, terlibat di dalamnya dan ditugaskan di sekolah_  berasal dari berbagai komunitas seperti komunitas fotografi, motor, juga pelajar. Relawan GERCEP ini di bawah Forum Kota Sehat yang ketuai oleh Ibu Krisseptiana Hendrar Prihadi, SH. MM. Tujuan forum ini dibentuk untuk menumbuhkan sikap peduli anggotanya dengan masalah-masalah sosial yang ada di lingkungan sekitar. Seperti yang disampaikan oleh Pak Dani Miarso, S.KM., Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung DKK Semarang. Disampaikan juga oleh beliau salah satu alasan melibatkan para remaja dengan menyentuh mereka supaya gerakan covid ini milenial,  tidak hanya milik orang-orang kesehatan tetapi juga remaja-remaja yang gaul juga peduli. Seperti hari ini para relawan dilibatkan dalam kegiatan vaksinasi di berbagai lokasi  yaitu di GOR Jatidiri, Bina Bangsa, dan Sint Louis.”

 

Menjawab pertanyaan Bapak H. Priya Sulistiya, Kepala SMA Sint Louis, tentang kesiapan sekolah menyiapkan kegiatan vaksin ini, Pak Dani mengapresiai baik, beliau senang  panitia sudah lebih siap daripada muridnya. Karena biasanya murid sudah ngumpul, panitia baru toto-toto. Pada kesempatan dialog ini pun disampaikan bahwa sekolah kami adalah sekolah swasta pertama yang menerima vaksin.  Pada kesempatan yang sama, Pak Priya menyampaikan terima kasih boleh difasilitasi sekaligus untuk penerimaan vaksin bagi siswa  SMP Yoannes XXIII dan SMK IPT Karangpanas yang berada satu lingkungan dan Yayasan yang sama dengan SMA Sint Louis.

Disampaikan oleh Pak Dani bahwa Pak Hendi berharap vaksinasi bagi pelajar bisa selesai dalam waktu hingga dua bulan ke depan sebagai langkah percepatan vaksinasi yang menyasar siswa usia 12-17 tahun.  Pada tak kurang 1.000 dosis vaksin disiapkan bagi siswa di bawah Yayasan PAK. Kegiatan vaksinasi tersebut dipantau langsung oleh Kepala Bidang Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Dinas kesehatan Kota Semarang, Dr. MADA GAUTAMA, M.Kes.Epid.

Pelaksanaan vaksinasi ini dimulai pada pukul 08.00. Dimulai dari tahapan registrasi, screening, vaksin, observasi ini berakhir  sampai dengan kurang lebih pukul 13.00 WIB. Dari pelaporan DKK yang kami terima rincian peserta pelaksanaan yang terdaftar a. target sasaran yang terlayani vaksin : 714 orang. Terdiri dari 634 siswa dan 80 org (Guru, Karyawan & Umum)     b. Target sasaran datang namun vaksin tertunda karena usia kurang dari 12th sejumlah 2 orang; Penderita Hemofilia 1 orang; Sembuh covid kurang dari 1bulan sebanyak 9 orang.

Demikian sekilas tentang kegiatan vaksinasi di kampus Karangpanas. Semoga menjadi ikhtiar bersama menuju warga sekolah bebas covid-19.

SMA SINT LOUIS SEMARANG, GEMILANG!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *